Negara Manakah Yang Menggaji Pengangguran Sebesar Rp 7,8 juta Perbulan ?

Zaman sekarang ini, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, terutama di Indonesia. Sangkin sulitnya mencari pekerjaan, banyak pengangguran yang bertebaran di masyarakat. Sebagian besar pengangguran tersebut adalah orang-orang yang lulus dari perguruan tinggi. Menyedihkan bukan?

Sulitnya mendapatkan pekerjaan, bisa disebabkan oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut bisa berasal dari dalam maupun luar. Sempitnya lapangan kerja dan kualifikasi yang sangat ketat, menjadi salah satu faktor penyebab semakin sulitnya mencari pekerjaan. Belum lagi perkembangan teknologi yang begitu pesat, pada akhirnya membuat perusahaan-perusahaan atau instansi tertentu lebih memilih menggunakan robot, untuk mengerjakan pekerjaan perusahaan. Hal ini tentu saja semakin menambah tragedi pengangguran di seluruh dunia.

Berikut ini adalah tabel yang menggambarkan jumlah pengangguran di Indonesia sampai tahun 2015:

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa perubahan tingkat pengangguran dari tahun 2014 ke tahun 2015 di Indonesia, hanya berubah sekitar 0,01%.

Beranjak dari tingkat pengangguran di Indonesia, tahukah anda bahwa ada sebuah negara yang menggaji warga negaranya yang pengangguran atau tidak mempunyai pekerjaan?

Mungkin hal ini terdengar sangat mustahil. Namun ini merupakan sebuah kenyataan. Negara tersebut adalah Finlandia. Finlandia merupakan sebuah negara yang berada di Eropa Utara, yang berbatasan dengan Swedia di bagian barat, Rusia di bagian timur, Norwegia di bagian utara, dan Estonia di bagian selatan. Sekitar sepertiga dari wilayah Finlandia terletak di sebelah utara Lingkaran Arktik. Ibukota Finlandia adalah Helsinki, yaitu ibu kota paling utara di benua Eropa. Penduduk di negara ini berasal dari tiga kelompok etnis utama yang sudah lama membentuk komposisi penduduk Finlandia, yaitu etnis Finlandia, Swedia, dan Sami (sebelumnya disebut Lapp).

Negara Finlandia

Finlandia termasuk negara maju, yang memiliki teknologi canggih. Sistem perekonomian di Finlandia adalah perdagangan. Kehidupan dan kemakmuran negara ini bergantung pada sistem perdagangannya. Perekonomian Finlandia mengalami perubahan besar pada tahun 1990-an. Negara ini mengalami masa resesi dan pengangguran tinggi sekitar setengah dekade awal. Finlandia membangun pasar baru di Eropa Barat dan negara-negara Baltik yang bergabung dengan Uni Eropa (UE). Hal penting lainnya dari negara Finlandia ini adalah pertumbuhan sektor elektroniknya, terutama industri telepon seluler atau telekomunikasi nirkabel. Nokia Corporation, yang merupakan pemasok ponsel terkemuka di dunia adalah perusahaan asal Finlandia.

Hal lain yang membuat dunia tercengang melihat negara ini adalah, dimana Negara Finlandia ini menjadi negara Eropa pertama yang memberi gaji pokok bulanan bagi para pengangguran di negara tersebut. Kebijakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan di Negara ini dan untuk meningkatkan lapangan kerja. Seperti yang dilansir SBS News.au pada tanggal 4 Januari 2017 yang lalu, kebijakan pemerintah Finlandia yang menggaji pengangguran ini masih bersifat percobaan. Percobaan ini akan dilakukan selama dua tahun, yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2017. Dalam percobaan tahun pertama, 2.000 pengangguran di Finlandia yang berusia antara 25 dan 58 tahun, akan menerima jaminan bulanan sejumlah 560 Euro, yang setara dengan Rp 7,8 juta.

Mereka yang terpilih akan menerima uang Rp 7,8 juta ini setiap bulannya. Penerima dana bantuan pemerintah itu juga tidak dimintai keterangan, untuk apa saja uang itu mereka belanjakan. Mereka bebas membelanjakan uang tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Uang bulanan yang diberikan bagi para pengangguran ini, tentu sangat jauh di bawah rata-rata, jika dibandingkan dengan pendapatan warga yang bekerja di sektor swasta di Negara Finlandia ini, yaitu 3.500 euro atau sekitar Rp 49 juta per bulan.

Program ini merupakan sebuah terobosan dari Perdana Menteri Juha Sipila untuk mengatasi masalah pengangguran di Finlandia. Mereka yang terpilih juga akan tetap menerima 560 euro sebulan, meski sudah mendapatkan pekerjaan pada masa percobaan ini. Program ini dilakukan agar para penganggur di Negara ini mau bekerja apa pun, tanpa khawatir kehilangan tunjangan sosial dari pemerintah. Program pemberian gaji pokok ini juga akan diperluas kepada kelompok rakyat yang pendapatannya minim seperti para pekerja lepas, pengusaha kecil, dan pekerja paruh waktu jika memungkinkan.

Wah, kedengarannya sangat menarik kan? Nah, setelah membaca artikel ini, adakah niat anda untuk pergi ke Finlandia?
Apapun kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Negara Finlandia ini semuanya adalah untuk kepentingan negara dan kesejahteraan warga negaranya.