Menakjubkan! Dalam Sehari, Sungai Catatumbo Ini Disambar Petir Sebanyak 6.720 Kali

Apakah anda takut petir? Kebanyakan dari anda mungkin akan langsung menjawab “iya” tanpa berpikir terlebih dahulu, khususnya para wanita. Bener nggak? Ketika mendengar suara petir, sebagian besar orang normal yang mendengarnya akan berteriak dan reflek menutup telinga mereka. Hal ini disebabkan karena petir dianggap sebagai sesuatu yang sangat mengganggu dan berbahaya. Karena alasan inilah hampir semua orang membenci petir dan akan selalu mencoba untuk menghindarinya.

Sebenarnya Petir adalah salah satu gejala alam atau fenomena alam, yang sering terjadi atau biasa muncul pada saat musim hujan. Petir ini biasanya akan menjadi pertanda bahwa hujan akan segera turun. Jika di sebagian tempat atau negara, petir hanya terjadi beberapa kali dalam setahun dan itupun hanya ketika musim hujan saja, tapi tahukah anda bahwa ada daerah tertentu di dunia ini, dimana petir sudah menjadi tamu setiap harinya?

Jangankan untuk mencoba mengunjungi daerah ini, mendengarnya saja sudah sangat menakutkan. Gimana tidak? Rasa -rasanya, mendengar Petir yang terjadi sesekali saja rasanya tidak hanya sangat mengganggu, tapi juga bisa melenyapkan nyawa seseorang hanya dalam hitungan detik, jika terkena sambarannya. Apalagi jika harus mengunjungi sebuah tempat, dimana petir saling bersahut-sahutan setiap harinya. Wuah, nggak terbayang deh gimana jadinya. Tahukan anda letak daerah yang dimaksud tersebut?

Sungai Catatumbo dan Danau Maracaibo

Sungai Catatumbo dan Danau Maracaibo merupakan sebuah tempat atau daerah yang terletak di Venezuela, Amerika Selatan. Keduanya sangat dikenal sebagai rumah bagi petir. Petir ini biasanya terbentuk di daerah sekitar Sungai Catatumbo, yang bermuara ke Danau Maracaibo, yang dikelilingi oleh pegunungan Andes dan Perija.

Masyarakat sekitar dan dunia mengenal kedua daerah ini karena fenomena petir abadi, yang terjadi di kedua daerah tersebut. Fenomena ini sering disebut dengan istilah Catatumbo Lightning. Catatumbo Lightning adalah sebuah fenomena petir yang terus menyambar, dengan intensitas yang tinggi, yang bahkan bisa mencapai 400.000 lebih sambaran dalam setahun.

Di sungai catatumbo inilah setiap harinya terjadi pertunjukan petir yang saling bersahutan dan saling memancarkan cahayanya masing-masing. Pertunjukan petir tersebut telah berlangsung selama berabad-abad lamanya dan masih terus terjadi hingga saat ini. Sanking seringnya tempat ini dibanjiri oleh petir, akhirnya secara resmi pada awal tahun 2014, Petir Catatumbo ini diakui oleh Guinness World Records sebagai situs “The Highest Concentration of Lightning in The World” atau “Pemusatan Petir tertinggi di Dunia”.

Seberapa seringkah petir terjadi di Sungai Catatumbo dan Danau Maracaibo?

Fenomena petir abadi yang terjadi di Sungai Catatumbo ini bukanlah hanya sekedar sebutan belaka. Di sungai ini, petir rata – rata menyambar selama 10 jam dalam sehari. Tidak hanya itu saja. Dalam satu jam, petir tersebut dapat menyambar rata – rata sampai 280 kali sambaran. Wah, kalau dihitung-hitung dalam sehari, petir dapat menyambar daerah ini sebanyak kurang lebih 6.720 kali.

Nggak bisa kebayang deh gimana ributnya suara, yang dihasilkan oleh petir – petir yang saling bersahutan di daerah tersebut. Belum lagi pada malam hari, suasana tempat ini akan serasa seperti sebuah diskotik yang dipenuhi dengan lampu kelap-kelip. Bedanya, cahaya yang dihasilkan di daerah ini bukan berasal dari lampu, melainkan berasal dari cahaya petir. Wuah, ekstrim sekali bukan?

Intensitas petir di daerah ini paling sering terjadi pada bulan April – November, yang berlangsung pada malam hari pada ketinggian lebih dari 5 km. Jumlah petir yang terjadi pun cukup bervariasi, yaitu rata-rata 18 sampai 60 kali dalam satu menit. Jadi dalam satu jam, jumlah petir bisa mencapai 3.600 kali. Fenomena mengerikan ini berlangsung selama sekitar 7 – 9 jam secara terus menerus, yang dimulai tak lama setelah senja dan terjadi kurang lebih selama 140 – 160 hari dari 365 hari dalam setahun.

Penyebab Terjadinya Petir Catatumbo

Anda mungkin akan bertanya – tanya bagaimana fenomena Petir Catatumbo ini bisa terjadi. Iya kan? Petir Catatumbo ini terbentuk akibat benturan angin gunung dan samudera diatas air yang lebih hangat. Pertemuan angin semacam inilah yang pada akhirnya akan membentuk badai petir. Kilatan petir yang sangat kuat di atas wilayah yang relatif kecil ini, dianggap sebagai generator tunggal terbesar dari ozon troposfer yang ada di dunia.

Seluruh proses di atas juga tidak terlepas dari siklus air yang terdapat di Danau Maracaibo. Air danau mengalami evaporasi akibat panas cahaya Matahari di wilayah ekuator. Uap air itulah yang menjadi “bahan bakar” badai. Seorang Ilmuwan Venezuela yang bernama Andrew Zavrotsky, telah mencoba mengunjungi Sungai Catatumbo beberapa kali. Dia menemukan bahwa ada tiga tempat yang menjadi pusat terjadinya petir, yaitu rawa Juan Manuel de Aguas National Park, Claras Aguas Negras, dan sebuah lokasi di barat danau.

Fakta Unik Petir Catatumbo

Jika pada umumnya kebanyakan orang menganggap bahwa petir adalah sesuatu yang tidak berguna dan hanya bersifat menakutkan serta merugikan, namun ternyata pada kenyataannya, persepsi tersebut tidak selamanya benar. Buktinya saja Petir Catatumbo ini. Selama berabad-abad, para pelaut di sekitar daerah tersebut menggunakan cahaya dari Petir Catatumbo sebagai alat navigasi dari alam, agar mereka tidak tersesat di lautan. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh para penduduk di sekitar, karena cahaya yang dihasilkan oleh petir Catatumbo ini bisa terlihat dari jarak yang jauh, bahkan sampai ratusan mil jauh nya. Karena alasan inilah Petir Catatumbo sering disebut sebagai Lighthouse of Maracaibo atau Mercusuar Maracaibo.

Wah, unik sekali kan sungai Catatumbo ini? Hanya daerah ini saja lo yang punya petir abadi. Jadi, kalau anda merasa penasaran untuk menyaksikan pertunjukan petir, anda bisa mencoba untuk mengunjungi Sungai Catatumbo yang berada di Venezuela ini. Gimana? Tertarik nggak? Tapi ingat ya guys, anda harus tetap menjaga jarak anda. Jangan mengamatinya terlalu dekat, karena bisa saja hal tersebut membahayakan keselamatan anda.