Keunikan Di Balik Turunya Air Hujan

Musim hujan akan datang setiap tahun nya, hujan akan membasahi bumi pertiwi dengan air yang jatuh dari atas langit. Hujan selalu menjadi hambatan orang ketika ingin beraktivitas, namun tidak semua merasa hujan sebagai hambatan dalam melakukan pekerjaan. Banyak pekerjaan yang memerlukan bantuan dari turun nya hujan, seperti petani contoh nya. Tetapi ada yang lebih unik lagi datang dari negeri gingseng, Korea Selatan. Dimana di negeri kiblatnya para boy/girls band ini bila terkena air hujan maka jalan di kota Seoul berubah menjadi sebuah lukisan cantik dan indah.

Sekelompok desainer dari Korea Selatan menemukan cara kreatif agar masyarakat tidak muram di kala musim hujan. Maklum, Korea Selatan akan mengalami musim hujan selama tiga pekan yang tiada henti hingga membuat banyak aktivitas tersendat.

Bekerja sama dengan Pantone, perusahaan penyedia cat dan warna berteknologi, para desainer ini melukis jalanan di Ibu Kota Korea Selatan, Seoul. Uniknya, lukisan ini hanya muncul kala hujan mengguyur kota Seoul dan hilang kala air berhenti mengguyur.

Proyek yang diberi nama Project Monsoon ini mengunakan cat hidrokromatik yang tidak akan terlihat sampai ia terkena basah. Semua tema dalam lukisan ini terinspirasi dari kebudayaan Korsel. “Lukisan ini menggunakan fitur topografi yang menghasilkan gelombang dan genangan air hujan di setiap lekuk jalan agar penuh dengan warna dan kehidupan,” demikian penjelasan para perancangnya. Dan berikut ini beberapa lukisan di kota Seoul yang sangat indah bila terkena hujan.

   

Namun, tidak hanya jalanan kota Seoul KorSel saja yang unik bila terkena air hujan. Di negeri sakura Jepang, juga memiliki bunga yang bila terkena air hujan akan berubah menjadi lebih bening di banding sebelum terkena air hujan. Bunga berwarna putih dengan benang sari berwarna kuning cerah ini akan bermetamorfosis menjadi transparan saat terkena air. Apalagi jika kita melihat ukuran daunnya yang lebar seperti payung, kita akan makin terpesona.

Nama bunga ini adalah Diphylleia Grayi atau Skeleton Flower atau Sankayou dalam bahasa Jepang, bunga yang banyak tumbuh di pegunungan yang lembab dan daerah dingin, seperti Tiongkok dan Jepang. Saat pertengahan musim semi hingga awal musim panas, bunga dengan kelopak berwarna putih susu ini akan bermekaran di pegunungan Jepang.

Sankayou memang biasa mekar pada bulan Mei sampai bulan Juli tiap tahunnya. Sehingga banyak orang yang sengaja hiking untuk melihat mekarnya bunga ini. Tinggi tanaman sekitar 30 sampai 70 centimeter dengan diameter bunga 2 centimeter. Dan, keunikan ini akan terlihat saat Jepang diguyur hujan.

Saat kelopak ini terguyur air hujan, lambat laun berubah menjadi transparan dan hanya serat-serat halusnya saja yang terlihat. Menakjubkan, seperti melihat cermin berbentuk bunga. Tak heran, bunga ini juga mendapatkan julukan bunga kerangka. Bunga cantik bak bermekaran seperti Kristal.