Jangan Ngaku Menguasai Banyak Bahasa, Kalau Gak Bisa Pakai Bahasa Ini

Seperti yang sudah diketahui, Bahasa merupakan media atau alat yang biasa digunakan masyarakat untuk saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Biasanya, bahasa antara satu daerah dengan daerah lain pasti berbeda. Begitupun antar negara. Setiap negara memiliki bahasanya masing-masing.

Ada lebih dari ratusan ribu bahasa yang bisa anda temukan di dunia ini. Karena bahasa di dunia ini sangat banyak dan beragam, maka dibuatlah satu bahasa khusus yang akan mempersatukan setiap negara yang ada di dunia. Bahasa ini disebut sebagai bahasa pemersatu bangsa.

Bahasa ini sangat penting untuk dipelajari oleh seluruh bangsa, karena bahasa inilah yang bisa mereka pakai untuk saling berkomunikasi dengan orang-orang yang berada di negara lain. Bahasa spesial ini adalah “Bahasa Inggris”. Bahasa Inggris ditetapkan sebagai Bahasa Internasional yang bisa dipakai oleh seluruh masyarakat dunia untuk saling berkomunikasi dengan masyarakat lainnya, yang berada di negara yang berbeda.

Kenapa harus Bahasa Inggris?

Mungkin sebagian dari anda bertanya, kenapa harus bahasa Inggris yang menjadi bahasa Internasional dan kenapa bukan bahasa yang lainnya. Pemilihan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, tentu sudah melewati tahap perundingan terlebih dahulu dan hasil perundingan tersebut menemukan bahwa, bahasa ini merupakan bahasa yang paling mudah untuk dipelajari.

Beranjak dari penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional karena mudah dipelajari, beberapa negara ternyata malah sebaliknya. Negara-negara ini memiliki bahasa yang sangat sulit dan rumit untuk dipelajari. Bahasa-bahasa ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, sehingga tidak akan cocok jika dijadikan sebagai bahasa pemersatu antar negara.

Bahasa-bahasa rumit tersebut berasal dari beberapa negara, seperti:

1. Finlandia

Finlandia merupakan sebuah negara yang berbatasan langsung dengan Swedia dan Norwegia, yang hanya dipisahkan oleh sebuah selat kecil. Negara ini terletak di wilayah Eropa Utara. Negara maju ini sangat terkenal dengan sistem pendidikan terbaik dan nomor satu di dunia.

Meskipun dinobatkan sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, tidak lantas membuat bahasa di negara ini menjadi Bahasa Internasional di dunia. Hal ini dikarenakan, Bahasa Finlandia yang dikenal dengan Bahasa Suomi, merupakan salah satu bahasa tersulit dan terumit di dunia. Bahasa ini dipakai oleh kurang lebih 92% masyarakat Finlandia.

Bahasa Finlandia dikabarkan memiliki beberapa kesulitan untuk dipelajari, seperti: banyaknya karakter-karakter spesial yang terdapat didalam penulisan bahasanya dan juga karena bahasa ini memiliki beberapa kata yang sangat panjang dan sulit untuk dilafalkan. Berikut adalah contohnya: “Lentokonesuihkuturbiinimoottoriapumekaanikkoaliupseerioppilas”.

2. Estonia

Bahasa Estonia disebut dengan Eesti Keel atau Bahasa Esti yang merupakan bahasa resmi di negara ini. Secara historis Bahasa Esti ini juga memiliki kaitan dengan Bahasa Suomi milik Finlandia. Bedanya, Bahasa Esti ini lebih banyak menyerap kata-kata dari Bahasa asing, seperti: Jerman, Rusia, Inggris, Latin dan juga Yunani. Aksara atau huruf yang ada pada Bahasa Esti, juga sama dengan aksara pada bahasa Latin. Akan tetapi, terdapat beberapa huruf tambahan lainnya.

Bahasa Esti ini memang termasuk daftar bahasa paling sulit untuk dipelajari di dunia, karena memang tidak begitu banyak orang yang tertarik untuk mempelajarinya. Jumlah penutur bahasa ini hanya mencapai kurang lebih 1,1 juta jiwa. Selain itu, Bahasa Esti dikenal sulit, karena pengucapannya dalam beberapa kata seringkali sama, sehingga sulit untuk membedakan makna di dalamnya.

3. Hongaria

Hongaria dikenal sebagai negara yang memiliki ibukota dengan berbagai macam destinasi wisata yang menarik, seperti: museum, kastil, gereja dan lain sebagainya. Negara Hongaria ini terletak di daratan Eropa Tengah. Hongaria terkenal memiliki bahasa yang sangat sulit dan rumit untuk dipelajari. Bahasa Hongaria disebut “Magyar” yang dilafalkan berbunyi “mojor”.

Magyar ini sulit untuk dipelajari, karena memiliki tiga jenis huruf vokal, yaitu: vokal depan, vokal belakang dan vokal campuran. Masing-masing jenis huruf vokal tersebut memiliki 5 sampai 8 buah huruf. Sementara itu dalam pelafalan Bahasa Magyar, huruf S diucapkan seperti Sz. Oleh karena itu, apabila dalam Bahasa Inggris menunjukkan jamak dengan cara menambahkan huruf S maka di Magyar harus ditambah dengan kata Sz.

4. Thailand

Thailand merupakan salah satu negara yang berada di Benua Asia. Tidak hanya negara-negara di Eropa saja yang bahasanya masuk ke dalam daftar bahasa paling rumit dan sulit di dunia. Ternyata Bahasa Thai, yang merupakan bahasa dari negara yang tidak pernah dijajah ini, juga termasuk sebagai bahasa terumit dan tersulit di dunia.

Bahasa Thai sendiri merupakan bahasa resmi di Thailand. Bahasa Thai ini disebut-sebut sebagai bahasa turunan dari bahasa Tiongkok dan merupakan kelompok bahasa Austroasiatik, Austronesia dan atau Sino-Tibet.

Bahasa Thai dianggap rumit dan susah, karena dari 46 kata yang dimiliki terdapat 5 jenis intonasi nada yang berbeda-beda, seperti: intonasi nada rendah, sedang, tinggi, naik dan turun. Bahasa Thai atau phasa thai juga merupakan bahasa yang memiliki kombinasi antara nada, ortografi dan fonologi yang cukup kompleks.

Banyak jenis kata dan intonasi nada yang sama, namun maknanya berbeda, sehingga untuk memahami maknanya biasanya bergantung dengan situasi. Penulisan huruf pada bahasa thai ini juga dinilai cukup rumit.

5. Yunani

Yunani adalah negara yang sangat berkaitan dengan sejarah peradaban bahasa. Pasalnya, kebanyakan bahasa yang ada saat ini lahir atau bermula dari Bahasa Yunani, termasuk bahasa Inggris yang digunakan sebagai bahasa Internasional. 30% kosa kata dalam Bahasa Inggris berasal dari Bahasa Yunani.

Istilah lain dari Bahasa Yunani adalah Bahasa Gerika atau Ellenika. Walaupun bahasa ini termasuk ke dalam bahasa yang sangat sulit dan rumit, namun bahasa ini telah bertahan hingga ribuan tahun. Meskipun Bahasa Yunani merupakan bahasa tertua di dunia, namun jumlah penuturnya tidak terlalu banyak atau meluas seperti Bahasa Inggris.

Tercatat bahwa hanya ada sebanyak 15 juta jiwa penutur yang tersebar di daerah Yunani dan Siprus yang masih menggunakan bahasa ini. Salah satu kesulitan utama dari bahasa ini adalah dari segi alphabetnya, dimana huruf R dalam Bahasa Yunani hampir mirip dengan huruf P.

Selain itu, Bahasa Yunani juga memiliki karakteristik gender yang berbeda seperti misalnya ditujukan bagi perempuan, laki-laki dan netral. Sehingga ketika ada penutur yang mengucapkan sesuatu dalam Bahasa Yunani, maka anda bisa mengetahui kepada siapa kalimat tersebut ditujukan, karena terbaca dari karakteristik gender pada akhir kalimat yang diucapkan oleh penutur.