Perkembangan Macaron Dari Awal Muncul Sampai Sekarang

Pernahkah anda melihat atau memakan kue yang bernama macaron? Kalau pernah, apa pendapat anda mengenai makanan yang satu ini? Macaron adalah makanan berbentuk bulat pipih mungil yang berwarna-warni dan memiliki rasa yang manis. Kue macaron ini terbuat dari tepung almond, gula dan putih telur.

Bahan-bahan untuk membuat makanan yang satu ini memang terbilang sangat sederhana. Tapi walaupun begitu, kue makaron ini dijual dengan harga yang lumayan mahal di Indonesia, yaitu berkisar kurang lebih Rp.10.000,-/pcs. Mahalnya harga kue macaron ini disebabkan karena bahan utama untuk membuat kue jenis ini berharga sangat mahal. Bahan utama tersebut adalah tepung almond.

Kue macaron ini cukup populer di beberapa negara dan salah satunya adalah Indonesia. Di Indonesia, kue ini biasa dimakan langsung atau disajikan dengan coffee atau minuman lainnya. Kue macaron ini juga kerap dijadikan sebagai pengganti kue ulangtahun pada saat perayaan ulang tahun. Rasanya yang lembut, warna yang menarik, dan bentuknya yang mungil, akan membuat siapa saja yang melihatnya ingin langsung menyantapnya. Kue yang satu ini sudah banyak dijual di toko-toko kue atau bakery dengan bentuk dan harga yang beragam.

Darimana asal kue macaron ini sebenarnya?

Terlepas dari rasanya yang enak, anda juga harus tahu darimana asal kue macaron ini sebenarnya. Kue macaron yang dikenal di masyarakat ini, awalnya berasal atau lahir di Italia. Kue ini diperkenalkan oleh chef Catherine de Medicis, sekitar tahun 1533, pada upacara pernikahannya dengan Duc d’Orleans yang menjadi raja Perancis pada tahun 1547 sebagai Henry II. Kata “macaron” sendiri berasal dari “macaroni” yang berarti adonan halus.

Barulah pada awal abad ke-20, kemudian terjadi revolusi macaron. Pierre Desfontaines, cucu laki-laki dari Louis Ernest Laduree yang merupakan orang perancis, memiliki ide untuk mengisi macaron dengan lapisan cokelat dan menggabungkan dua kue macaron tersebut. Sejak saat itulah, kue macaron mulai diklaim sebagai kue yang berasal dari Perancis dan menjadi kue yang paling laris di toko-toko kue di negara tersebut.

Kini, macaron menjadi sangat populer di Perancis dan di negara-negara Eropa lainnya. Namun, berbeda halnya di Amerika Serikat. Di negara ini, macaron tak sefavorit seperti di Perancis. Macaron juga punya nama lain yaitu “gerber”, tetapi nama macaron tetap yang lebih populer digunakan di masyarakat. Bentuknya yang bulat pipih dan warnanya yang menarik, serta rasanya yang lembut membuat rasa manis macaron melebur sempurna saat digigit.

Tidak hanya berisi krim cokelat, kue macaron ini juga bisa diberi isian yang sesuai selera, misalnya seperti cream cheese, kopi, mocha, cream rasa buah-buahan, dan lain sebagainya. Kue macaron ini sangat cocok disajikan sebagai dessert. Bahkan beberapa orang memakai macaron ini sebagai hiasan pada kue tart untuk menambah nilai keindahan kue tersebut, dan menambah cita rasa kue.

Tak hanya bisa dijadikan sebagai makanan penutup, macaron juga sering dijadikan sebagai kado dalam acara-acara khusus. Biasanya, macaron yang dijadikan sebagai kado ini di susun rapi dalam wadah yang cantik dan bisa dihias sedemikian rupa. Agar tampilannya menjadi semakin menarik. Bentuk dari kue macaron ini mengalami perubahan demi perubahan. Tidak hanya berbentuk bulat, tapi sekarang bentuknya sudah sangat bervariasi. Beberapa makaron di bentuk menjadi karakter-karakter yang sangat lucu, seperti berikut ini:

Berhubung hari valentine akan segera dirayakan, anda bisa menjadikan kue macaron ini sebagai hadiah untuk pasangan anda. Pasti pasangan anda akan sangat senang.